Rapat Koordinasi dan Temu Perdana Panitia GREENTY 2026 merupakan pertemuan awal seluruh panitia untuk menyamakan persepsi, membangun koordinasi, dan memperkuat kerja sama tim dalam mempersiapkan pelaksanaan Greenty Seminar & Workshop 2026. Kegiatan ini menjadi momen perkenalan antaranggota panitia lintas seksi, pemaparan gambaran umum konsep acara “Green Beauty and Herbal Wellness Experience”, serta penjelasan tugas dan tanggung jawab masing-masing divisi. Dalam rapat ini juga dibahas alur kerja kepanitiaan, timeline persiapan, mekanisme komunikasi, serta strategi kolaborasi agar seluruh rangkaian persiapan berjalan efektif, terarah, dan profesional.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai spiritual dan kearifan lokal Bali, panitia GREENTY 2026 melaksanakan kegiatan matur piuning memohon izin, keselamatan, dan kelancaran rangkaian acara kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kegiatan ini juga menjadi wujud rasa syukur serta doa bersama sebelum pelaksanaan seminar dan workshop. Matur piuning dilaksanakan di tiga pura suci, yaitu:
Pura Maha Widya Giri Natha pura kampus sebagai pusat spiritual sivitas akademika.
Pura Pesambiangan Ratu Gede tempat persembahyangan memohon tuntunan dan perlindungan.
Pura Luhur Uluwatu pura kahyangan jagat untuk memohon keselamatan dan kelancaran kegiatan.
Melalui kegiatan ini, panitia memohon restu agar seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan GREENTY 2026 dapat berjalan dengan lancar, harmonis, dan memberikan manfaat bagi semua pihak. Selain itu, matur piuning juga mempererat kebersamaan panitia dalam suasana religius yang khidmat, selaras dengan semangat menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan spiritualitas.
Pertemuan ini bertujuan untuk membangun komunikasi, menyamakan persepsi konsep acara “Green Beauty and Herbal Wellness Experience”, serta membahas teknis pelaksanaan sesi workshop agar berjalan interaktif, edukatif, dan sesuai dengan tujuan kegiatan. Dalam diskusi ini, panitia dan narasumber membahas alur materi, kebutuhan alat dan bahan praktik, durasi sesi, serta pengalaman yang akan diberikan kepada peserta. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ajang koordinasi terkait kebutuhan teknis di lokasi acara dan bentuk kolaborasi yang dapat memperkuat nilai edukatif dari sesi jamu sebagai bagian dari holistic wellness.
Melalui temu perdana ini, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara panitia dan narasumber sehingga sesi workshop jamu pada GREENTY 2026 dapat memberikan pengalaman yang berkesan, aplikatif, dan inspiratif bagi seluruh peserta.
Rapat Koordinasi II Greenty Seminar & Workshop 2026 membahas progres kerja seluruh divisi, kesiapan teknis acara, pengelolaan anggaran, hingga evaluasi dan koordinasi sponsor. Setiap sie telah menyampaikan perkembangan tugas masing-masing, seperti SIE Acara yang sudah menyusun rundown, jobdesk, teks MC, hingga layout acara; SIE Kesekretariatan yang telah menyiapkan berbagai surat, absensi, dan sistem pendaftaran; SIE Humas yang aktif mencari sponsor dan menjalin kerja sama; SIE Konsumroh yang telah melakukan survei vendor konsumsi; SIE PDD & Marketing yang mengerjakan desain publikasi dan media promosi; serta SIE Perlengkapan yang telah melakukan survei vendor sound system dan perlengkapan acara. Bendahara menyampaikan kondisi kas kegiatan, serta mekanisme pengeluaran dana dan pengumpulan RAB.
Ketua panitia dan penanggung jawab juga memberikan arahan terkait finalisasi vendor, konsep acara yang tetap mengusung green beauty dan herbal wellness, penggunaan QRIS untuk ticketing, kesiapan gladi, hingga target penyelesaian seluruh progres sebelum H-1 minggu. Selain itu, sesi tanya jawab membahas sistem e-ticketing, koordinasi desain dengan tim PDD, strategi sponsorship, penggunaan vendor dan kamera sponsor. Rapat ditutup dengan agenda tambahan mengenai evaluasi rutin tiap divisi, kewajiban penjualan tiket oleh panitia, dan pentingnya dokumentasi setiap pembelian barang untuk kebutuhan laporan kegiatan.
Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi awal, menyamakan visi terkait konsep acara “Green Beauty and Herbal Wellness Experience”, serta membahas peran narasumber dalam mendukung penyampaian materi yang edukatif, inspiratif, dan relevan dengan tema kegiatan. Dalam diskusi ini, panitia dan narasumber membahas gambaran umum materi yang akan disampaikan, alur sesi, kebutuhan teknis presentasi, durasi kegiatan, serta strategi interaksi yang dapat meningkatkan keterlibatan peserta selama acara berlangsung.
Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah koordinasi mengenai kebutuhan teknis di lokasi acara, penyelarasan tujuan edukasi yang ingin dicapai, serta peluang kolaborasi untuk memperkaya pengalaman peserta melalui perspektif dan keahlian yang dimiliki oleh narasumber. Melalui temu perdana ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara panitia dan Narasumber Nenek Moyang 69 sehingga kontribusi yang diberikan dapat mendukung kesuksesan GREENTY 2026 serta memberikan wawasan yang bermanfaat, inspiratif, dan berkesan bagi seluruh peserta.